Bajaj itu May 24, 2006
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.trackback
Ada yang tahu beli bajaj baru di mana?
Hampir sebagian besar dari kita tidak menyukai bajaj, kendaraan roda tiga khas Jakarta itu. Dari namanya, kita bisa tahu kalau asal-usul si roda tiga ini adalah dari tanah Hindustan sono. Suaranya yang memekakkan telinga, bodinya yang nyaris tanpa lekukkan, jalannya yang slonong sana-slonong sini membuat pengguna jalan lain “menjaga jarak” dengan bajaj.
Tapi, seorang teman saya justru ingin memiliki bajaj. Ada syaratnya, memang. Lewat email dia menginginkan sebuah bajaj yang baru dengan bodi yang mulus tanpa dempul. Selain itu, masih ada syarat lainnya: mesinnya tokcer dan asapnya nggak hitam bejelaga tebal. Warnanya juga harus warna khas bajaj ibukota, yaitu merah cerah norak.
Terus, mau diapakan bajaj itu? Dia cuma bilang mau buat investasi. “Wah, investasi kok beli bajaj, sih?” pikir saya. Tapi, dia tampaknya keukeuh dengan idenya. Ketika saya menyodorkan ide untuk membeli mobil kancil berbahan bakar gas, mentah-mentah saran itu ditolaknya. Alasannya: “Nggak nyeni!” katanya, singkat.
Pokoknya harus bajaj baru, bercat merah norak mulus, berasap putih. Ada yang tahu harus cari di mana binatang yang bernama bajaj itu? Kasih tahu, dong! Maaf, tanpa perantara dan tanpa komisi, ya.


Blog ini milik Pujiono, seorang pekerja media yang tinggal di Tangerang. Dia bukanlah seorang wartawan. Dia juga bukanlah orang yang punya krenteging ati untuk secara teratur menuliskan pikiran dan ide lewat blog.
kenapa ga tanya salah satu tukang bajai aja pakde?
ada satu kalimat khusus buat bajai,
“hanya tuhan dan si supir yang tau kemana bajai berbelok”.
hehehehe
waduh, Didats. Pakde di dunia blog itu hanya satu: Pakde Kere Kemplu. Nggak cocok gue dipanggil Pakde.
Elo punya kenalan tukang bajaj, Dats?
first visit!
setauku pak…. bajaj itu aslinya dari italia. orang india beli lisensinya trus diproduksi massal deh, makanya org indo taunya bajaj itu dari india. mungkin org itali blm ngasih nama ke kendaraan itu, jadinya bajaj lebih ngetop (made in india)…
hmm…lucu amat investasi bajaj di jaman sekarang. Mau buat bete Sutiyoso kali ya? hehehe…met kenal btw, nice blog =)
dipasar bawah pekanbaru, banyak bajaj yang keliatan masih baru tuh…gak sedekil dijakarta