jump to navigation

Iklan Indomie itu September 8, 2006

Posted by JalanSutera.com™ in Blog.
trackback

Kok Indofod belum memberi jawaban, ya?

Seingat saya, sudah ada dua orang yang protes materi iklan Indomie Goreng Kriuk (maaf, tanpa gambar dan tanpa link) yang dibintangi oleh Ruth Sahanaya, Kris Dayanti dan Titie DJ. Iklan itu menggambarnya terjadinya gempa sesaat setelah ada orang yang mengkriuk makanan ini. Gedung-gedung bergejolak, orang-orang terhenyak. Ya, begitulah cara Indofood mempromosikan produknya. Iklan ini masih tayang di televisi akhir-akhir ini.

Orang yang pertama protes adalah Thomas dari OrangeScale. Orang Yogya ini rupanya masih trauma dengan gempa yang dirasakannya sendiri beberapa waktu yang lalu. Thomas menyebut iklan ini sebagai iklan yang kejam dan bodoh.

Sementara itu, di harian KOMPAS nada yang kurang lebih sama juga disampaikan oleh Haryono Widodo, juga orang yang berasal dari Yogyakarta. Pak Haryono berharap agar produsen makanan instan ini berempati terhadap penderitaan korban gempa di bumi Indonesia. Selain itu diharapkan tidak memanfaatkan musibah yang terjadi sebagai kesempatan merebut hati konsumen. Sama seperti Thomas, Pak Harjono juga menyebut iklan ini sebagai tidak etis.

Dua orang sudah protes, tentu ada yang tidak benar dengan materi iklan itu.

Sayang sekali sampai saat ini tidak ada tanggapan apapun dari Indofood. Di weblog Thomas tidak ada komentar dari raja mie terbesar di dunia itu. Di harian KOMPAS pun belum ada jawaban atas surat pembaca itu.

Be the first to like this post.

Comments»

1. arjuna - September 8, 2006

iklan indomie goreng kriuk versi gempa nggak dibintangi sama ruth sahanaya dkk

dulu sih pengin protes versi ruth sahanaya, soalnya iklannya membosankan sekali
apalagi pas acara idol2an dan afi2an (walaupun saya nggak nonton acara gituan)

trus diganti yang versi gempa
tapi kayaknya dapet kritikan gitu, dikembalikan lagi ke versi ruth sahanaya dkk

2. rendy - September 8, 2006

jadi laper

3. pipit - September 8, 2006

Kayaknya sih sudah ditarik. Soalnya sudah gak pernah lihat lagi.
Malahan yg 3 diva itu lagi yg sering muncul.

4. sueng - September 8, 2006

Iklan-iklan di Indonesia memang banyak yang menyedihkan, yang paling baru saya amati adalah iklan pasta gigi yang mengajarkan anak kecil untuk melakukan trik untuk mendapatkan sesuatu. Ada yang mengamati juga ?

5. jalansutera - September 8, 2006

iya, saya ingat iklan p3ps0d3nt itu. anak kecilnya imut banget, cantik. sayangnya dia “menipu” bapaknya, ibunya, neneknya dan juga seorang tamu. kadang pertama kali melihat iklan itu kita tertawa, tapi setelah dipikir-pikir kok ya kurang ajar juga perilaku seperti itu, ya… heran gue..

6. kunderemp - September 9, 2006

bukannya cerita “si kancil” juga mengajarkan perilaku menipu? Maka pertanyaannya apakah anak zaman sekarang kurang ajar atau orang tua zaman sekarang yang lebih sensitif?

7. kikie - September 10, 2006

lagipula nggak relevan, apanya yang kriuk-kriuk? cuma pelengkapnya! padahal yang paling banyak dimakan kan mienya…

lagipula aku tidak suka semacam bawang goreng dan kawan2nya itu…

8. Renaldo - October 6, 2006

Bener Iklan P3ps0d3nt itu merusak….
paling ga si anak harusnya mengucapkan magic word “tolong”…tapi apa dinyana ternyata hanya perintah belaka kepada yg lebih tua..

tidak mendidik dari segala aspek….

9. mujiono - October 8, 2006

biarkan burung berkicau!

10. @nif - October 12, 2006

Saya malah nggak suka lagi ma iklan yang ngajarin kita pelit…. seperti premen split dkk. Soale keponakan ku yang kecil ikut..ikutan… ndak baguskan? Sangat tidak mendidik

11. bayu reza - February 17, 2007

iklan ini bersifat meRUSAK generasi muda,karena anak kecil dalam iklan ini di ajarkan untuk hidup dalam mimpi dan berperilaku meniru idolanya, gimana kalo idolanya lemes apa anak2 juga ikut2 lemes? RUSAK, LEMES, NGEWES ( RAMBO community )

12. bayu reza - February 17, 2007

INDOMIE GORENG GUDIK (JAMUR KULIT)

13. Reems - June 4, 2007

Iklan kita memang kurang mendidik dan bahkan kadang mengandung unsur kekerasan. Paling ngga suka sama iklan minuman yang menampilkan sekelompok anak sedang bermain, kemudian muncul dua anak lainnya yang menembak2an sekelompok anak tadi dengan mainan tank2an. Bukannya mengajarkan anak kecil hidup rukun, tapi malah ngajarin berantem dan saling mengganggu…

14. adi - July 14, 2007

Knapa sich pada sensitif ama iklan2 di TV?ga bisa ngehargain hasil kreatif orang lain…

Kan udah tugas nya ortu bwat ngawasin tontonan anak2nya,,jdi klo sampe ada yg anak2 yg niru2 adegan negatif di TV,,brarti salah ortunya dong ga tanggung jawab….

Contoh relevannya klo kita beli pisau….trus anak kita maenin tu pisau ampe bikin dia terluka…masa kita sebagai ortu nyalahin produsen pisau tersebut??nggak kan!!?

sama halnya dengan iklan2 tadi…

15. rian - August 24, 2007

bukannya gak menghargai. aku pikir mereka kritis terhadap tayangan iklan televisi akhir2 ini. menurutku, iklan memang harus kreatif, tapi kreatif yang masih dalam aturan2, norma2, tidak menimbulkan dampak sosial yg negatif. jadi dalam membuat suatu iklan hendaknya perlu lebih berhati2.

16. titohendrata - May 15, 2008

gak ngerti deh…
proyek lagi sepi,mau buka warung indomie 24jam aja

17. fitriani - September 9, 2008

BRAVO..iklan indomie yang selama bulan ramadhan.. buagus banget.. pesan moralnya dapet, spy anak2 kecil termotivasi untuk puasa..
kebetulan anak ku 3th dan 6th seneng banget liat iklan itu.. malah yg 3th apa2 jd suka ngomong “alhamdulillah..”
Kalo boleh aku mau deh rekamannya, krn kami tinggal di australi dan abis lebaran udh balik lg ksana..
jadi pasti si bungsu ku seneng banget kl bisa sering2 liat iklan itu di australi..


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>