jump to navigation

Oxymoron itu September 26, 2006

Posted by JalanSutera.com™ in Blog.
trackback

Ada yang bisa memberi contoh oxymoron dalam bahasa Indonesia?

Saya mengenal istilah ini pertama kali dari Avianto. Setelah klik sana dan sini ternyata Oxymoron adalah sebuah istilah yang diturunkan dari dua kata Latin. Kata ini berasal dari dua kata, yaitu Oxy (artinya tajam) dan Moron (artinya tumpul). Nyata-nyata kata tajam adalah lawan kata dari tumpul. Tapi, di sinilah asyiknya. Memang, jika kita memakai kata oxymoron berarti kita ingin menunjukkan keadaan/sifat yang bertentangan untuk satu subyek.

Ya, oxymoron memang menyatakan terjadinya kontradiksi. Ada sebuah situs yang menampilkan daftar panjang oxymoron dalam bahasa Inggris. Status message Enda hari ini saya pikir juga bisa dimasukkan dalam oxymoron. Dia mencantumkan kata “include me out” sebagai statusnya. Entah saya tidak tahu apakah Enda setuju atau tidak dengan pendapat saya. Biasanya mantan copy writer lebih tahu masalah bahasa.

Sayangnya, dalam bahasa Indonesia kelihatannya kita sulit untuk mendapatkannya. Ini baru kesan sepintas saya.

Paling-paling saya menunjukkan satu contoh saja: sumbangan wajib. Kata pertama artinya pemberian yang sifatnya sukarela, tanpa paksaan sama sekali. Sementara itu kata kedua menunjukkan keharusan. Kata-kata itu mempunyai makna yang berlawanan, tapi disatukan menjadi sebuah kata. Inilah hebatnya oxymoron. Dalam pemakaian sehari-hari, kata-kata sumbangan wajib sering kita dengar, misalnya, ketika sekolah-sekolah membutuhkan dana dan memintanya kepada orang tua murid.

Ada yang bisa memberi contoh lain dalam Bahasa Indonesia?

Be the first to like this post.

Comments»

1. enda - September 26, 2006

tak tambahin ya mas: demokrasi pancasila :D

2. didats - September 26, 2006

naik turun?
teken keluar?

halah!

3. Priyadi - September 26, 2006
4. Affan - September 26, 2006

Sementara yang aku tahu (campur inggris & indonesia) : Solitaire Multiplayer

5. emushaf - September 27, 2006

jumlah oxymoron dlm bahasa inggris gak ada apa-apanya dibanding oxymoron yang ada di Indonesia….

Cukup perhatiken tingkah laku penjabat, aparat, birokrat, politikus, (dan mungkin bloger) Indonesia dari dulu hingga sekarang…Mulai dari omongan hingga kelakuannya, gak keitung deh jumlah oxymoron yang mereka bikin….Apa yang diomongkan sama apa yang diperbuat jauh bertolak belakang. Apalagi kalo lagi ngomong masalah moral.

Buat nambahin daftar oxymoron Indonesia…
- disesuaikan
- kurang pangan
- bapak pembangunan
- tak sesuai dengan budaya endonesia
- waria
- telkom speedy
—- apa lagi ya????

Btw, bisa nggak kalau oxymoron diterjemahkan sebagai munafik?? Kayaknya lain ya? kalo munafik sih = hipokrit..

6. krisna - October 5, 2006

kurang lebih…..

7. @nif - October 12, 2006

weleh…weleh bingung aku

8. kardjo - October 21, 2006

hakakhakhaha.. lucu-lucu temen2 ini…. ampe melonjak ketawa gw… (@solitaire multiplayer)

kalao org jawa sih kenal istilah ‘mlebu-metu’.. kaya umbel..

9. Jay - August 21, 2007

Kalo dalam Bahasa Sunda ada “sagede menel” untuk menggambarkan sesuatu yang besar, padahal “menel” adalah sebutan anak gajah, sebaliknya “sagede alaihim”, sedang “alaihim” adalah sebutan anak lele.

10. Jay - August 21, 2007

halah, kebalik, sagede menel artinya kecil sekali. sagede alaihim artinya besar sekali.

11. mawwa - August 10, 2008

klu menurut gw seeh. . oxymoron ntuh para penganut paham pluralisme n paradoks. .
para oxymoron bxk b’tebaran di indonesia. .

12. tu - October 3, 2008

cahaya gelap


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>