Boyongan ke DreamHost itu December 8, 2006
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.20 comments
Boyongan lancar, lhoo.

Pagi ini saya resmi boyongan ke DreamHost. Database bisa didownload dengan mudah dari servernya WHPlus ke komputer saya. Kemudian, database itu pun dengan lancar bisa dimasukkan ke rumahnya yang baru di DreamHost. Sayangnya saya tidak berhasil menginstal theme yang lama. Mungkin karena saya belum selesai memasang semua plugins yang dulunya ada di rumah yang lama. Tapi, tidak menjadi masalah bagi saya. Sementara pakai theme yang disediakan oleh DreamHost saja.
Kalau ada gambar yang tidak resolved, ya maaf-maaf saja. Rumah baru ini masih berantakan. Memang ada beberapa file yang tetap saya tinggal di tempat yang lama. Kebanyakan sih file-2 gambar. Nggak penting lah…
Jadi, inilah sekarang rumah baru saya.
Poligami dan Nurani itu December 7, 2006
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.111 comments
Bagaimana nurani kita mengatakan tentang poligami?
Sejak kabar tentang pernikahan kedua AA Gym dengan seorang wanita, pro dan kontra mengenai poligami terus didiskusikan dalam berbagai forum. Ada yang setuju, ada pula yang tidak setuju. Ada pula yang bingung. Ada yang mendasarkan kesetujuannya terhadap poligami pada kitab suci yang diyakini. Ada yang kontra terhadap poligami karena melihat sifat manusia yang sulit sekali (untuk tidak mengatakan tidak mungkin) bersikap adil terhadap dua orang.
Ya, begitulah, diskusi di masyarakat berlangsung terus.
Saya sendiri tidak setuju dengan poligami. Kenapa? Hati nurani saya mengatakan bahwa manusia (lelaki maupun perempuan) adalah mahluk pencemburu dan tidak bisa bersikap adil seadil-adilnya. Dan, yang namanya cemburu itu adalah rasa yang tidak enak, sakit. Saya tidak bisa membayangkan orang yang saya cintai membagi cintanya dengan orang lain. Itu saja alasan saya tidak setuju dengan poligami. Dasar ketidaksetujuan saya hanyalah hati nurani saja, bukan berdasarkan kitab suci. Seandainyapun kitab suci memperbolehkan poligami, saya tidak akan menyetujuinya.
Ini pandangan saya pribadi. Saya tidak memaksakan pandangan saya ini ke orang lain dan saya yakin pandangan saya ini tidak akan tergoyahkan oleh alasan apapun. Jadi, jika ingin berkomentar, please, jangan ceramahi saya dengan ayat-ayat dari kitab suci manapun. Silakan berkomentar saja. Saya senang dengan diskusi, kok.
Intinya adalah bagaimana nurani Anda menyikapi tentang poligami?
YZ dan Adegan Mesum itu December 4, 2006
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.126 comments
Berkat internet, file bisa disebar dengan mudah.
Entah sudah berapa kali adegan mesum beredar di milis-milis. Menurut saya, kasus yang paling terkenal adalah adegan mesum yang kemudian diberi judul Bandung Membara. Bahkan keyword nama institut tempat salah seorang pelaku menuntut ilmu itu di Google lebih banyak memunculkan kasus itu daripada seluk-beluk akademi itu sendiri. Ironis, bukan?
Kemudian ada lagi kasus foto mesum orang seperti B’Jah dan orang seperti almarhumah Sukma Ayu. Entah bagaimana akhirnya kasus ini berujung. Yang pasti, kedua selebritis ini akhirnya juga kerepotan menjawab pertanyaan-pertanyaan infotainmen yang haus gosip.
Ada lagi kasus foto porno calon Bupati Pekalongan yang beradegan bugil bersama orang yang bukan muhrimnya. Foto-foto pribadi ini beredar dari milis ke milis dan tidak mungkin untuk dihentikan.
Yang pasti tidak akan dilupakan adalah beredarnya foto-foto pribadi artis Mayangsari dan Bambang Trihatmodjo yang waktu itu belum diketahui sebagai pasangan suami istri.
Kasus yang sekarang masih hangat adalah tersebarnya foto mesum anggota DPR dari partai Golkar yang ditengarai bernama YZ dengan penyanyi dangdut yang tidak terkenal bernama ME. Wajah kedua “pemain” adegan porno itu dengan mudah bisa dikenali karena memang tampak jelas. Hampir mustahil pelakunya bisa mengelak tudingan khalayak umum bahwa mereka pelakunya. Untuk kasus ini, pakar telematika tampaknya tidak perlu dihadirkan. Bukan begitu, sodara-sodara?
Semua kasus-kasus di atas tersebar luas karena ada mediumnya, yaitu internet. Aneka milis yang anggotanya berjumlah ribuan dengan leluasa bertukar gambar atau film tanpa sensor. Ini memang sifat medium internet yang instan dan tidak bisa difilter.
Sebagian orang tampaknya belum sadar dengan media canggih seperti handphone berkamera dan sejenisnya. Tidak heran jika ada saja orang yang mau difoto atau diambil gambarnya dalam adegan mesum. Dia tidak tahu bahwa materi foto/film itu dengan mudah bisa dipindahkan ke komputer. Dari mesin yang bernama komputer ini, file itu dengan mudah digandakan, dipindah dan disebar ke seantero penjuru dunia dengan bantuan internet. Fantastik, bukan?
Bahkan, tanpa bantuan komputer pun foto/film itu bisa dengan mudah tersebar berkat teknologi MMS. Bayangkan saja seandainya kita sudah menggunakan teknologi 3G yang mempunyai kecepatan sangat tinggi dan mampu mengupload/memindah file dalam jumlah yang lebih tinggi.
Sartono Mukadis, seorang psikolog tenar itu, menyebut tindakan YZ sebagai seorang politis itu sebagai kebodohan. Ugh…
Kabar AA Gym Menikah Lagi itu December 1, 2006
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.214 comments
Seandainya orang terkenal memiliki blog..

Akhir-akhir ini banyak orang yang bertanya-tanya tentang kebenaran informasi pernikahan dai kondang asal Bandung, AA Gym. Tidak ada yang tahu pasti mengenai benar tidaknya dai itu menikahi seorang janda tiga bulan yang lalu.
Hari ini, saya melihat headline Pos Kota memberitakannya dengan menuliskan judul besar: AA Gym Nikahi Mantan Model. Banyak orang yang saya lihat tersenyum-senyum membaca koran yang disodorkan pengasong di perempatan jalan. Entah apa arti senyum mereka itu. Ya, inilah berita tentang orang terkenal yang belum bisa dipastikan benar tidaknya.
Saya tidak ingin berbicara lebih lanjut mengenai kabar ini. Itu urusan pribadi orang lain. Saya justru membayangkan seandainya orang-orang terkenal di Indonesia memiliki blog yang bisa diupate dengan mudah. Jika ada kabar miring yang beredar, orang terkenal yang memiliki blog bisa dengan mudah meluruskan berita itu.
Blog adalah cara yang termudah untuk menyebarluaskan informasi. Bahkan, dibanding jalur informasi lain seperti radio, televisi dan koran, blog lebih bersifat personal, instant, murah dan seketika. Di manapun orang berada, asal ada koneksi internet, bisa mengupdate blog itu untuk menyampaikan informasi.
Sayangnya masih banyak orang terkenal yang belum memiliki blog pribadi. Jadi, jangan heran jika kita setiap hari disuguhi gosip, kabar miring, isu, kabar burung yang tidak jelas juntrungnya.
Mengapa ini terjadi? Sebabnya adalah karena orang terkenal itu banyak yang menutup diri, tidak membuka informasi dengan jelas ke masyarakat umum. Padahal, banyak orang tekenal yang menjadi idola, tokoh panutan dan teladan bagi orang lain. Kabar miring yang dibiarkan meluas akan mencederai reputasi, bukan?
Saatnya orang terkenal sebaiknya punya blog.
Foto: TokohIndonesia.com
Hilangnya SmackDown di Lativi itu December 1, 2006
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.comments closed
Untunglah SmackDown akhirnya digusur tuntas. Masih ada yang pengin nonton juga?
Semalam saya coba bolak-balik pindah channel. Jam 22.00 Lativi tidak menyiarkan gulat bego SmackDown. Oh, mungkin jam 23.00 mulainya, pikir saya. Tapi, ternyata pada jam itu justru Lativi menayangkan film kungfu lawas dari China. Oh, siapa tahu setelah tayangan sinema ini gulat bodoh itu akan muncul. Tapi, sampai dini hari pun ternyata tidak ada. Syukurlah, acara gulat tanpa aturan itu lenyap dari layar. Saya senang.
Tapi, di antara sekian banyak orang yang senang dengan digusurnya gulat bodoh (apapun namanya, mulai dari SmackDown, WWE dan entah apa namanya lagi) ada juga yang protes. Mereka mengatakan bukan tayangannya yang salah ketika ternyata ada korban yang meninggal dan cedera setelah di-smackdown temannya. Yang salah, mereka bilang, ya anak itu sendiri mengapa mereka mau meniru. Katanya lagi, yang salah adalah guru yang tidak memberi bimbingan. Yang salah, menurut mereka, adalah orang tua yang tidak bisa membimbing anaknya dengan benar. Well, silakan berkomentar saja. Ini negara demokrasi, kok.
Sebenarnya saya memang kurang setuju dengan adanya penggusuran sebuah tayangan dari layar kaca. Yang pernah saya usulkan adalah diberikannya penjelasan yang memadai mengenai bahaya gulat bebas itu. Nah, ini yang tampaknya terlambat dilakukan oleh Lativi. Mereka telat mengantisipasi protes dari masyarakat. Mereka lupa bahwa pukul 21.00 masih terlalu sore untuk menayangkan acara ini. Mereka lupa bahwa anak-anak adalah mahluk yang mudah menirukan gerak lagak tokoh idolanya. Mereka lupa memberikan peringatan kepada anak-anak dan orang tua. Lativi terlambat, masyarakat terlanjur antipati terhadap Lativi. Akhirnya yang terjadi adalah hilangnya SmackDown dan semua gulat bodoh dari Lativi.
Saya pikir hilangnya acara itu adalah pilihan terbaik. Bukankah Lativi juga pernah punya acara bagus seperti Pildacil yang lebih mendidik? Mengapa tidak memproduksi acara yang sejenis lagi?
Ayo Lativi, kreatiflah dalam menyuguhkan acara. Kita tunggu inovasi kreatif Lativi. Selamat tinggal SmackDown, selamat tinggal kekerasan.
Baca juga:
Meniru tayangan SmackDown itu





Blog ini milik Pujiono, seorang pekerja media yang tinggal di Tangerang. Dia bukanlah seorang wartawan. Dia juga bukanlah orang yang punya krenteging ati untuk secara teratur menuliskan pikiran dan ide lewat blog.