jump to navigation

Pahlawan Kesiangan itu August 7, 2007

Posted by JalanSutera.com™ in Blog.
trackback

Pahlawan yang bangunnya siang-siang, ya?

RS

Pemerintah memutuskan untuk tetap menggunakan lagu Indonesia Raya yang sering kita dengar selama ini. Tidak akan ada perubahan meskipun ada orang yang berhasil “menemukan” Lagu Indonesia Raya 3 stanza.

Tentang penemuan itu sendiri, Des Alwi, salah seorang pelaku sejarah sekaligus kolektor barang-barang sejarah termasuk film dan piringan hitam berkomentar,”Negatifnya ada di tangan saya.” Bahkan Des Alwi menuding “penemu Indonesia Raya tiga stanza” itu sebagai pahlawan kesiangan. Baca berita KORAN TEMPO hari ini di halaman A4.

Hihihi..

Be the first to like this post.

Comments»

1. iway - August 7, 2007

heheheheheh, hi mas puji ™!

2. Anang - August 7, 2007

Hi Roy! ™

3. didats - August 7, 2007

mas, bikin postingan dong..

bagaimana menutupi kemaluwan…
eh, di kampung gajah udah ada…

hihihi.. :D

4. kunderemp an-narkaulipsiy - August 7, 2007

Lebih kesiangan lagi para politikus yang menjerit-jerit minta dibikinkan RUU agar ‘rakyat’ tidak ‘bingung’, minta pemerintah bertindak ‘tegas’ (gak jelas, tegas untuk apa.. hihihihi), merasa gak cukup dengan PP.

Padahal para bapak2 di DPR sebenarnya masih punya banyak PR.

5. Rasyid - August 7, 2007

btw pacar gw yg selama ini membela you know who mulai tersadar ternyata selama dia cuman pencari sensasi belaka…..ciann deh…

6. Paman Tyo - August 7, 2007

Akhirnya gatal juga ikut nimbrung. Soal Indonesia Raya versi lawas dan “asli” itu kayaknya bukan hal baru. Remy Sylado kayaknya lebih tahu.

Adapun Oom Des, yang pernah saya juluki “Baron Banda Naira” itu, sejauh kesan saya, tidak punya motif ekonomis apapun dengan segala perburuan dan penyimpanan dokumenter itu. Malah dia harus nombok untuk urusan itu.

Jangan-jangan setelah ini warisan Mendur bersaudara di Ipphos, di tangan orang yang aneh, juga akan jadi “kejutan”. Memang sih belum semua foto karya the Mendurs terpublikasikan luas. Yudhi Soerjoatmodjo lebih tahu soal ini.

7. bhq - August 7, 2007

Dia memang pahlawan kesiangan.
Tapi at least dia membuka mata kita kalau banyak politisi bahkan ketua MPR-pun yang ternyata tidak tahu sejarah lagu Indonesia 3 Stanza itu.

8. yudhis - August 8, 2007

saya kasihan sama des alwi yang dibilang punya motif ekonomi dan air putih yang “dimanfaatkan” udah gitu para relawannya “tukang kebun”, mungkin lupa air putih itu yayasan bukan partai atau perusahaan.

9. KGPHSuryo - August 9, 2007

Jangan dilihat Suryo-nya ya! :(

@Anang: Bro masa you tuduh ane si selebritis “You Know Who”? tega nian dikau :)

yah namanya pengin terkenal dan cari duit.. jadi pahlawan kesiangan pun jadi halal…

10. rd Limosin - August 10, 2007

Hi Roy!™

11. olop - December 19, 2008

oi ,,,,jangan jadi manusia jangan cuma bisa bicara kekurangan orang lain bicara …saja kekurangan dan kejelekan diri sendiri…. biar tau semua mahluk,,apa kamu atau kambing yang lebih rendah,,,ha,,,ha,,,ha..

12. olop - December 19, 2008

oi ,, jadi manusia jangan cuma bisa bicara kekurangan orang lain bicara …saja kekurangan dan kejelekan diri sendiri…. biar tau semua mahluk,,apa kamu atau kambing, yang lebih rendah,,,ha,,,ha,,,ha..


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>