Urban December 3, 2007
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.trackback
Kompas nerbitin URBANA, TEMPO meluncurkan U-Mag
Sekitar dua pekan yang lalu KOMPAS menerbitkan URBANA. Sebelum terbit, beberapa kali teasernya muncul di Klasika, halaman iklan baris dan iklan kolom KOMPAS. Saya pikir tadinya ini tidak cuma berisi informasi untuk masyarakat urban atawa perkotaan. Ternyata, setelah terbit isinya hanya iklan melulu, tidak kurang dan tidak lebih. Ada informasi iklan kafe, restoran, spa dan lain-lain.
Kurang menarik rasanya jika pembaca hanya disuguhi iklan sehalaman penuh tanpa tambahan info lain. Tega nian KOMPAS menerbitkan URBANA tanpa dukungan tulisan dari redaksi. Saya sih maklum saja karena memang URBANA adalah halaman iklan, tidak kurang dan tidak lebih. Ini seratus persen iklan-iklan dengan tema gaya hidup perkotaan yang dikumpulkan jadi satu di hari Senin untuk diterbitkan di halaman klasika. Period.
Nah, hari ini TEMPO menerbitkan edisi perdana U (disclosure: saya bekerja di penerbit TEMPO) berbandrol Rp.27.500 saja. Ya, logo majalah ini hanya berisi satu huruf saja. Di bagian surat dari redaksi, sang punggawa redaksi Toriq Hadad menyebut majalah ini sebagai U-Mag, majalah yang diperuntukan bagi komunitas urban di kota-kota besar di Indonesia. Oh, jadi U itu artinya Urban, ya? Nggak tahu juga karena kemudian dia juga menyebut U-Mag ini sebagai “you magazine”.
Hah, TEMPO menerbitkan majalah gaya hidup? Ya, TEMPO ingin memberikan alternatif segar untuk pembaca di tengah berita-berita politik yang panas dan angka-angka ekonomi yang membuat dahi berkenyit.
Untuk edisi perdana ini, U-Mag menampilkan kover foto close-up Happy Salma yang sedang memegang sebuah daun. Temanya memang Eco-lifestyle, upaya memperbaiki gaya hidup yang semakin boros energi ini. Hmmm, nampaknya isu ini memang sedang hangat, ya? Apalagi di Bali juga sedang digelar konferensi tentang perubahan iklim.
Ada 23 rubrik yang disajikan dalam majalah 100 halaman ini. Ada rubrik jalan-jalan, ada juga tulisan Paman Tyo yang menyarankan agar para wisatawan bersahabat dengan internet.
Ada yang sudah baca? Pasti banyak yang belum baca karena ini memang majalah baru. Eh, tapi kenapa KOMPAS dan TEMPO sama-sama menggunakan keyword urban untuk terbitan yang hanya berselang dua pekan ini, ya?
Screenshot menyusul


Blog ini milik Pujiono, seorang pekerja media yang tinggal di Tangerang. Dia bukanlah seorang wartawan. Dia juga bukanlah orang yang punya krenteging ati untuk secara teratur menuliskan pikiran dan ide lewat blog.
Ditunggu skrinsut-nya. Terutama skrinsut daun yang dipegang Happy Salma.
usul: gmn kalo majalah iklan dari tempo tsb gambarny bs gerak kayak d tipi??? wah,pasti majalah tersebut bs laris manis (selaris kacang goreng, semanis yg jd foto modelnya)… :)
Semoga besok lagi halaman iklan dijual terpisah….*mimpi kali yeee*
Weh, tempo bikin majalah? Wah, asik dong. Surabaya ada ga ya?
kata pepatah sih… tanpa skrinsut dan pdf adalah basbang…
Iya tuh. majalah baru pake materi banyak dari blog tapi gak dicantumkan disadur dari mana. kan blog juga karya cipta. :)
Aku Ingin Hijau
makasih untuk masukannya…. :)
sekarang urbana terbit setiap rabu…:)
*urbana team*
#7 – krisna
thanks atas informasinya.
eh, kenapa domain kompasurbana.com tidak bisa diakses?