Pembatasan BBM February 12, 2008
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.13 comments
Batasi pembelian BBM sampai urine bisa menggantikannya
Rencana pemerintah membatasi pembelian bahan bakar minyak untuk kendaraan bermotor ditanggapi beragam oleh kawan-kawan saya. Ada yang bilang memang sudah saatnya harga BBM itu naik karena kita sekarang memang sudah bukan lagi negara pengekspor minyak.
“Realistis saja, lah. Kita ini sebenarnya bukanlah anggota OPEC. Kita selama ini sudah melakukan impor BBM untuk keperluan dalam negeri. Kita beli minyak dari Arab itu dengan harga yang mahal, kemudian dijual di dalam negeri dengan harga subsidi. Sampai kapan pemerintah kuat bertahan untuk terus memberi subsidi di tengah harga minyak dunia yang terus membubung tinggi?” ujarnya. Saya cuma mengangguk.
Jadi, apakah dia setuju pemerintah membatasi pembelian BBM?
“Oh, saya setuju seratus persen. Kita memang bangsa yang boros BBM. Sudah saatnya pemerintah membatasi pembelian BBM. Paksa para pemilik sedan menggunakan Pertamax dan Pertamax Plus. Kalau perlu naikkan juga harga kedua jenis BBM itu setinggi mungkin. Tidak pantas rasanya pemilik sedan di atas 2000cc antri bensin di SPBU,” kata dia lagi. Dia sendiri pulang pergi ke Bekasi mengendari Kijang kapsul.
Terus, kalau sudah dibatasi, apakah Anda masih mau pakai mobil bikinan Toyota itu?
“Ya, mobil itu khan memang sudah menjadi kebutuhan saya. Kalau memang dibatasi pembeliannya ya saya terpaksa tidak pergi-pergi naik mobil itu. Ada baiknya tetap di rumah saja, kumpul bareng anak istri. Pergi cuma kalo benar-benar perlu. Paling-paling tiap hari bolak-balik ke tempat kerja saja,” katanya mencoba bijak.
Nggak naik angkutan umum?
“Ah, you sendiri tahu khan bagaimana amburadulnya jalanan Bekasi? Anda pasti tahu juga betapa brengseknya sopir angkot di Bekasi? Anda tahu khan betapa parahnya kemacetan di Bekasi?,” katanya penuh retorika.
Hmmm, meskipun tidak tinggal di Bekasi, saya mengamini saja perkataannya. Saya sendiri akan mencoba naik kereta ekspress Tangerang – Jakarta bila ada pembatasan pembelian BBM. Jarak stasiun yang tidak terlalu jauh dari rumah, ongkos yang lebih murah, waktu yang lebih efisien dan anti macet adalah alasan utama saya menggunakan kereta api.
Sampai kapan saya akan menggunakan KRL ekspress itu? Sampai mobil bisa berbahan bakar urine!
Tahun baru, tahun tikus! February 6, 2008
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.6 comments
Selamat tahun baru Imlek 2559, tahun Tikus
Semoga selama tahun yang akan datang ini kita semua dilimpahi rezeki yang cukup, badan yang sehat dan dijauhkan dari semua bencana.
Photo: incgamers.com
Mengapa saya ngeblog di sini? February 5, 2008
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.18 comments
Bikin blog itu gampang, merawatnya itu yang sulit.
Setiap kali ada layanan blog yang baru, saya selalu bertanya-tanya. Pertanyaannya pasti seputar perlukah saya mendaftar pada penyedia blog yang baru itu atau tidak. Seperti sudah banyak diketahui, saya sudah mempunyai blog. Blog utama saya ini ada di domain JalanSutera.com. Usianya kurang lebih sudah dua tahun lebih dikit.
Dulu, ketika pertama kali kenal dengan yang namanya blog, saya menggunakan Xanga. Meskipun konon layanan blog ini terkenal di Amerika dan Inggris, saya tidak menyukainya sama sekali. Tampilannya yang sangat sederhana membuat saya tidak betah. Untuk sekedar mengubah theme saja mereka minta bayaran, saya harus mendaftar menjadi anggota Xangga Pro. Wah, nggak asyik lah. Saya pun meninggalkan Xanga yang tidak bersahabat itu.
Kemudian saya beralih ke BlogSpotnya Blogger. Waktu itu BlogSpot masih belum dimiliki oleh Google. Layanan blog gratis ini awalnya dikomandani oleh Evan Williams, anak muda yang mempunyai visi ke depan. Saya pun ngeblog di sini. Dulu BlogSpot tidak mempunyai fasilitas komentar. Jadi, supaya pembaca bisa meninggalkan komentar, kita harus memasang layanan dari pihak ketika seperti HaloScan. Agak ribet juga sih. Tapi, paling tidak BlogSpot menyediakan kenyamanan yang lebih dibanding Xanga. Themes BlogSpot pun bertebaran di internet, buanyak. Alamat blog saya ketika itu adalah http://jalansutera.blogspot.com .


Blog ini milik Pujiono, seorang pekerja media yang tinggal di Tangerang. Dia bukanlah seorang wartawan. Dia juga bukanlah orang yang punya krenteging ati untuk secara teratur menuliskan pikiran dan ide lewat blog.