jump to navigation

Dua ‘Penipu’ Cilik April 1, 2008

Posted by JalanSutera.com™ in Blog.
trackback

Kalau bapaknya ‘tukang tipu’ yang canggih, anaknya juga bisa jadi ‘penipu’ dengan mudah

Ada banyak adagium yang menerangkan hubungan antara orang tua dan anak. Misalnya, orang Jawa punya peribahasa ‘Kacang ora ninggal lanjarane‘. Orang Melayu mengatakan ‘Air cucuran atap jatuhnya ke pelimbahan juga‘. Sementara itu orang dari belahan dunia bagian barat juga punya peribahasa yang sejenis, yaitu ‘The apple never falls far from the tree‘. Atau kata-kata yang lebih frontal adalah seperti yang diucapkan oleh orang Italia ‘Tal padre, tal figlio‘ atawa ‘Like father, like son; Like mother, like daughter‘.

Semua peribahasa itu intinya sama bahwa sifat, perilaku orang tua biasanya menurun ke anak-anaknya. Artinya, jika bapaknya adalah seorang ‘penipu’ ulung, kemungkinan besar anaknya juga bisa ‘menipu’ dengan mudah. Apalagi jika ketrampilan ‘tipu menipu’ ini diajarkan secara langsung kepada anak-anaknya disertai dengan contoh.

Demikianlah, saya menemukan dua ‘penipu’ cilik ini sedang diajari trik ‘tipu menipu’ oleh bapaknya yang sudah ahli. Dengan tekun sang bapak membimbing dua anaknya ini. Yang pertama adalah si kecil Dinakara Anggana Raras. ‘Penipu’ ini baru kelas lima SD. Enggak heran jika sang bapak nampaknya lebih sabar memandu si kecil, misalnya ketika si kecil menuliskan profilnya hanya dengan tulisan asdfghjik sekenanya saja, sang bapak pun menuliskan komentar: ‘Lho ini about-nya belum diedit. Besok dibenahi ya sayang’ disertai dengan sebuah emoticon kerling mata. Duh, mesranya pelajaran ‘tipu menipu’ ini.

Sang kakak juga tidak kalah mesranya ketika memberikan panduan ‘tipuan’. Saat sang adik belum bisa ‘menipu’ dengan sempurna, serta merta yang lebih tua memberikan arahan: ‘dek.. kamu kan nulis alamat webnya hsm. itu bisa dijadiin link di postinganmu. jadi kalo kamu klik, langsung ke webnya hsm. aku ajarin ye..mau ndak?’ Betapa akurnya mereka bertiga.

Nah, sang kakak yang bernama Dayinta Sekar Pinasthika nampak lebih dewasa. Mungkin ilmu ‘tipu menipunya’ sudah dia serap nyaris sempurna dari sang bapak. Isi ‘tipuannya’ lebih beragam, dia juga lebih sering ‘menipu’ dibanding sang adik.

Lho, siapa sih bapak ahli ‘tipu menipu’ itu? Tidak lain dan tidak bukan adalah Paman Tyo yang duitnya meteran itu. Nah, sekarang bapak dan dua anak sudah terjun ke dunia ‘tipu menipu’, lalu apakah ibunya tidak sekaligus nyemplung juga ke dunia yang sama? Dari penelusuran di dunia maya, si ibu nampaknya belum mempunyai halaman ‘tipuan’. Cuma ada halaman data singkat di tempatnya bekerja, tidak lebih. Mungkin si ibu tidak mau ‘menipu’, ya…

Be the first to like this post.

Comments»

1. isdiyanto - April 1, 2008

hidup blogger…
sebarkan virus ngeblog kesiapapu juga…

2. venus - April 1, 2008

anak saya juga. kecil2 udah jago nipu, udah sok tau nulis tentang alat musik, bola, F1 :D

check this out. http://kemalkeren.wordpress.com

3. gadjah.net - April 1, 2008

Sedihnya sudah banyak tukang tipu sekarang ya masih kecil-kecil lagi, malah selain tukang tipu sekarang juga langsung berprofesi sebagai hacker.

4. nymcast - April 1, 2008

benar2 contoh yang bagus …

*nunggu bapaknya penipu ngeluruk ke sini ;D

5. maseko - April 1, 2008

Apakah keduanya adalah blogger dan hacker seperti yang muncul diberita-berita ituh? :)

6. Paman Tyo - April 1, 2008

hwaduh, hwaduh, hwaduh. tobat dah ngadepin oom puji. dulu ada situs web mangkrak juga dia pergoki lalu diburu whois-nya.

tentang kedua “penipu” itu, ya saya biarkan alami. mau ngisi sokur, kalo ogah ya sudah, dan tidak saya promosikan di blog saya supaya mereka menjadi diri sendiri. eh, suatu hari ada orang namanya pujiono memergoki. duh nasib. :D

terima kasih. :)

7. day - April 1, 2008

oom puji, lha blog saya ada di postingan oom! waaa….. (histeris).
thnx a lot ya oom. saya perlu belajar banyak lagi nih buat nge-blog!

Go..go…blogger!

8. gagahput3ra - April 1, 2008

Waaah keluarga Blogger :)

Salut bwat Paman Tyo. Mungkin bisa juga bikin usaha hosting blog dan hostingannya dibikin MLM. Jadi si ibu bisa jadi penggalang downlen. Hihihihihi :D

9. Hedi - April 2, 2008

aku cuma nungguin “penipu belia” itu nyontoh ilmu foto bapaknya, ga kalah keren

10. iway - April 2, 2008

kalian para blogger emang bener-bener penipu! :D

11. Dea - April 2, 2008

Om Puji, khan sekarang sudah banyak anak kecil yang jadi ‘penipu’ tapi kok gak ada agregator khusus ‘penipu cilik’ ya? bikinin dong om…

12. susan - April 2, 2008

duhh hebat ey Paman Tyo… Btw, kalau saya kok gak punya bakat ‘menipu’ nih, mas Puji… :-)

13. jalansutera - April 2, 2008

#12 – susan
waduh, saya jadi maluw kalo mba susan bilang nggak bisa ‘menipu’. padahal tulisan mba susan itu paling enak dibaca lhoo.. lihat saja advertorial yang muncul di KT dan MBM. yahud abis…

14. Mihael Ellinsworth - April 4, 2008

Hahaha, kalau saya jadi blogger pertama dalam keluarga. Mari kita coba membuat virus agar mereka juga ikut serta.. :D

15. harid - April 4, 2008

huh! kirain beneran penipu!
ternyata diberi tanda ‘ ‘ (kutip).
inget2 lagi, ternyata MR. RS yg bilang blogger adalah penipu!
duh! kasian kecil2 kena getahnya orang lewat yg lagi makan nangka!


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>