Pro & Kontra Ngeblog dengan Domain Mapping di WP.com June 30, 2008
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.29 comments
Ada enaknya, ada juga nggak enaknya. Tapi sekarang saya suka.
Ini memang bukan langkah yang populer bagi kebanyakan blogger. Setahu saya, blogger dari Indonesia jarang yang menggunakan domain sendiri untuk ngeblog di WP.com. Layanan seharga cuma US$10 per tahun ini memang tidak jamak dilakukan oleh teman-teman blogger. Pasti ada yang suka dan ada pula yang tidak suka. Dari sekitar 3,4 juta blog yang ada di WP.com, kurang lebih ada 20,000 yang menggunakan domain sendiri. Hmmm, sebuah persentase yang kecil, ya?
Yang suka:
Ini adalah suara saya sendiri. Jadi, klaim bahwa item-item berikut ini disuka adalah semata-mata pernyataan dari saya yang baru kemarin sore berhasil menyelesaikan domain mapping di WP.com. Kenapa sih harus melakukan domain mapping?
- Stabil, belum pernah denger WP.com tewas untuk waktu yang lama. Seingat saya sih WP.com jarang sekali down. Moga-moga ini juga untuk seterusnya. Sampai siang ini ada 3,451,877 blog yang ngendon di WP.com dan moga-moga server mereka kuat.
- Murah, cuma 10 dollar per tahun jika kita sudah mempunyai domain. Jika Anda belum mempunyai domain, silakan pesan di WP.com dan lakukan domain mapping sekaligus. Kalo ini biayanya total US15 dollar per tahun. Lho, bukankah ngeblog di WP.com gratis? Ini malah lebih murah lagi, khan?
- Space legaaaaa, 3 Giga untuk menempatkan file gambar untuk ilustrasi blog. Space yang lebih lega tersedia juga asal mau bayar
- Selalu menggunakan WP versi terbaru tanpa repot install theme (dan juga plugin). Sebagai seorang pemalas, ini adakah fitur yang paling saya suka.
- Mendapat dukungan dari Automattic: akismet, gravatar tidak saya pikirkan sama sekali. Biarkan mereka yang pusing.
- Less spam tanpa perlu mikir plugin ini dan itu. Nyaman tanpa gangguan, moga-moga
- Terintegrasi dengan WordPress.com, sehingga komentator nggak perlu repot ngetik nama dan alamat email jika sudah login di WP.com
- Apa lagi ya…
Yang Tidak suka:
- Nggak leluasa pakai themes dan plugin sendiri
- Nggak leluasa edit css (sebenarnya bisa sih, tapi harus bayar 15 dollar per tahun)
- Ada lagi?
Kedua item di atas ini bisa saya patahkan: halah, blog kek gini sih nggak perlu themes dan plugins khusus. Asal sudah live saja sudah untung. Lagi pula, saya juga lebih sering pusing ngurusin CSS dan akhirnya ngrepotin orang lain yang saya tanya. Mulai sekarang, selamat tinggal kepusingan ngurusin CSS.
Oh, ya transaksi domain mapping di WP.com ini dibantu oleh Mas Eko yang dengan sigap memberikan saya 10 kredit senilai US$10. Terima kasih Mas Eko.
Domain Mapping JalanSutera.com ke WordPress.com June 30, 2008
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.20 comments
Prosesnya mudah kok. Cuma ekspor dan kemudian impor!

Pekan lalu saya memtuskan untuk hengkang dari Dreamhost. Hosting impian ini nampaknya nggak berjodoh dengan blog saya. Setelah dua tahun bersama, saya mengambil keputusan untuk mencoba layanan selain Dreamhost. Beberapa blogger memberikan opsi perusahaan hosting yang menurut mereka bagus. Saya terima semua saran itu. Namun, setelah ditimbang-timbang, saya akhirnya memutuskan untuk mencoba service dari WordPress.com. Lho, bukankah WP.com itu gratis? Ya, memang kita bisa menggunakan jasa mereka dengan gratis. Namun, saya ingin mempertahankan domain JalanSutera.com. Lalu, bagaimana caranya?
Saya memanfaatkan jasa WordPress.com yang namanya domain mapping. Domain JalanSutera.com yang dulunya mengarah ke server milik Dreamhost saya alihkan ke WordPress.com. Pengalihan name server ini sangat mudah dilakukan. Masuk sajaa ke ControlPanel domain Anda, dan cari option edit NameServer. Kemudian, masukkan ns1.wordpress.com, ns1.wordpress.com, dan ns1.wordpress.com menggantikan nameserver lama saya yang bernama ns1.dreamhost.com, ns2.dreamhost.com, ns3.dreamhost.com.
Memindahkan Database dari Dreamhost ke WordPress.com
Blog saya sudah berusia lebih dari dua tahun. Sayang sekali rasanya jika saya menghapus tulisan abal-abal saya dan kemudian pindah ke server yang baru. Makanya, saya mengekspor dulu database dalam bentuk WordPress eXtended RSS. Cara mengekspornya pun sangat mudah. Masuk saja ke Admin blog yang akan kita ekspor. Kemudian pilih Manage >> Export. Dan, mulailah proses mendownload file itu ke komputer kita. Jangan salah lhooo, tidak semua file yang ada di database kita didownload. Hanya post, komentar dan kategori yang diunduh. Gambar-gambar tidak ikut serta diunduh. Beruntunglah saya karena selama ini saya menempatkan gambar/foto untuk ilustrasi dalam blog ini di server gratisan seperti AllYouCanUpload.com, ImageShack.us dan PhotoBucket.com. Kalaupun database dipindah ke manapun, gambar tetap akan muncul di blog yang baru.
Nah, jika semua gambar/foto diupload di server Dreamhost, maka saya harus mendownload satu per satu gambar itu dari masing-masing folder dan menguploadnya satu per satu juga di lokasi yang sama pada server yang baru. Untunglah kerepotan ini tidak perlu saya alami.
Setelah berhasil mendownload sebuah dokumen WordPress eXtended RSS baru saya tahu bahwa file itu besarnya 5.7MB. Padahal, WordPress hanya mengijinkan import maksimal sebesar 3MB. Duh, bagaimana akal saya untuk mengimpor semua?
Meskipun belum pernah melakukan ekspor dan impor, saya memberanikan diri untuk melakukannya. Pasca pengalihan name server ke WordPress, saya mengekspor file WordPress eXtended RSS. Kemudian saya melakukan domain mapping di WordPress.com. Setelah itu, file WordPress eXtended RSS itu saya impor ke WordPress.com. Sayangnya, proses importing ini tidak ada penjelasan secara visual sudah berapa persen proses itu berjalan. Dengan nekad saya melakukan importing dan membiarkan semua itu berjalan. Sekitar 15 menit kemudian, saya baru tahu bahwa hanya 480 posting yang berhasil diimport dari 537 posting yang ada. Hm… jadi saya mengambil kesimpulan bahwa 480 posting itu besarnya 3MB. Nah, sisanya tidak terunggah. Apa lagi akal saya?
Saya akhirnya masuk ke Admin WordPress yang lama. Postingan paling akhir sampai postingan ke 480 saya delete dari server. Kemudian, saya melakukan exporting lagi, mengimpor lagi dan ternyata sukses. Semua postingan saya bisa diupload dengan sukses. Kini saya tidak lagi menggunakan Dreamhost. Sebagai gantinya saya memakai jasa domain mapping WordPress.com.
Hengkang dari Dreamhost June 26, 2008
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.29 comments
Saya berniat hengkang dari hosting impian ini. Ciaaaaat…
Dalam jangka waktu seminggu ini, blog JalanSutera.com beberapa kali mampus. Dia tidak bisa diakses. Penyebabnya, menurut Dreamhost, adalah karena blog ini “eating up a lot of CPU” sehingga harus dibikin pingsan. Pernah pula admin Dreamhost melumpuhkan index.php blog saya. Akibatnya ya tentu saja ngak bisa diakses. Dreamhost juga dulu bilang blog ini kebanyakan mendapat hit. Dug!
Saya memang tidak melengkapi blog ini dengan statistik. Mengapa? Karena saya tidak merasa membutuhkan berapa jumlah pengunjung, darimana mereka berasal dan seterusnya. Toh saya tidak mempunyai niat untuk “menjual” blog ini ke pemasang iklan. Makanya, ocehan orang Dreamhost yang mengatakan bahwa blog ini terlalu banyak makan sumber daya CPU saya iyakan saja. Tapi, masa iya sih blog abal-abal seperti ini bisa terlalu banyak dikunjungi oleh crawler search engine dan pengunjung. Sampai saat ini saya masih belum percaya. Saya masih geleng-geleng kepala…
Nah, karena Dreamhost mengecewakan saya (dan juga orang lain yang bersama-sama ngehost di server itu yaitu NdoroKakung, Puty dan Saras), maka saya memutuskan untuk hengkang dari Dreamhost. Account di Dreamhost memang tidak saya tutup. Saya masih akan menggunakan account ini sampai akhir tahun ini. Tapi, blog saya ini akan saya pindahkan ke server yang lain. Server apakah itu?
Ya, server apa yang akan menampung blog ini? Ada beberapa pilihan, memang. Tapi, adakah diantara Anda yang mempunyai rekomendasi untuk saya agar saya bisa nyaman ngeblog? Untuk sementara waktu saya masih ngendon di Dreamhost sampai saya mendapatkan rekomendasi yahud dari Anda untuk mendapatkan server pengganti.
Brutal June 25, 2008
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.29 comments
Demo mahasiswa semakin nggak simpatik, ya?

Dari KORAN TEMPO Rabu, 25 Juni 2008 halaman A2:
Jefry Silalahi, Ketua Panitia Nasional Lintas (Tali) Generasi, mengatakan kerusuhan di depan gedung DPR merupakan akumulasi kemarahan masyarakat akibat kenaikan harga BBM. “Ya, wajar saja yang namanya marah,” kata Jefry. Menurut dia, aksi ini didukung perwakilan organisasi intra dan ekstra kampus dari 22 provinsi.
Foto: Wahyu Setiawan (TEMPO)
30 Huni 2008 June 24, 2008
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.13 comments
Beda lidah, beda ucapan

Dua orang anak SMA sedang bercakap-cakap. Yang seorang dengan bangganya menceritakan aksi David Villa Sanchez, pemain Spanyol kelahiran 3 Desember 1981 yang berlaga di Piala Eropa tahun ini.
“Gue seneng banget sama David Villa deh. Tendangannya mantapppp..”
“Hoi, bukan Villa. Di Spanyol, namanya itu disebut Viyya. L dibaca Y. Gitu yang gue denger di televisi. Terus, ada lagi tuh yang sering salah sebut. Misalnya nama Jose juga disebut Hosay..”
“Oh, huruf L di tengah diucapkan Y. Terus huruf J di depan disebut H, ya?”
“Betul. Gitu memang rumusnya. Eh, ngomong-ngomong, terus kapan sih pertandingan final Piala Eropa ini?”
“Tanggal 30 Huni. Masa sih elo nggak tahu?”
Hahahahaha….
Pesta Gulma June 20, 2008
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.18 comments
Satu huruf pun membedakan arti!

Jika ada undangan datang ke rumah Anda untuk mengikuti pesta gulma, bersediakah Anda untuk datang? Hah? Bukankah gulma adalah tanaman pengganggu yang ada di sekitar tanaman yang bermanfaat? Yups, betul itu! Gulma adalah hama yang dibenci oleh para petani. Dia juga tidak disuka oleh orang-orang yang mempunyai kebun yang cantik karena gulma sering mengganggu kembang cantik untuk tumbuh sempurna.
Nah, inilah yang tidak disadari oleh sebuah pengembang di Ancol yang memagari proyeknya dengan papan pengumuman akan diadakannya “Weeding Party” di sebuah Auditorium Concert Hall. Ya, pengembang itu rupanya tidak bisa membedakan antara “Weeding Party” dengan “Wedding Party”. Yang pertama itu artinya pesta gulma, sedangkan yang kedua artinya pesta pernikahan. Duh, bedanya seperti jarak antara matahari dan bumi, ya?
Begitulah orang Indonesia yang sok menggunakan bahasa Inggris namun tidak becus memakainya. Padahal kata teman saya yang mengirimkan foto itu via email siang ini, pengumuman itu dipasang melingkari area pembangunan mall baru di Ancol. Parah nih!
Saya kemudian juga mengecek kata weed ini di Answers.com. Rupanya kata itu dalam bahasa slang berarti tembakau, sigaret atau mariyuana. Waduh, ini lebih parah lagi. Apakah pengembang itu ingin mengadakan pesta mariyuana? Halah, tambah ruwet masalahnya!
Brazil Juara Euro2008? June 19, 2008
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.15 comments
Lebih dari 12 persen orang percaya Brazil akan jadi juara di Euro2008
Saya pikir saya yang paling cuek terhadap Euro2008. Sampai saat ini saya belum nonton satu pertandingan pun. Aha, saya pasti becanda, ya? Nggak kok. Saya sekarang memang kurang tertarik dengan televisi. Bahkan sejak si kecil Anya lahir, belum satu acara televisi pun yang saya tonton dari awal sampai akhir kecuali Headline News yang kurang dari lima menit itu.
Tapi, secuek-cueknya saya terhadap gelaran sepakbola di benua Eropa, paling tidak saya masih tahu apa yang diobrolkan oleh teman-teman di kantor. Saya masih mengintip lembar olahraga di koran-koran, dan membaca majalah sepakbola untuk sedikit mengetahui isu-isu seputar Piala Eropa.
Yang saya heran justru Astaga.com yang membuat polling sederhana di halaman depan situsnya. Pertanyaannya sangat umum: Euro 2008, Anda jagokan mana? Polling ini menghadirkan lima option jawaban, yaitu: Jerman, Kroasia, Portugal, Spanyol dan Brazil. Eit, tunggu dulu! Apa negara terakhir itu? Brazil? Ya, Anda tidak salah baca. B-R-A-Z-I-L. Upsss… jadi sekarang negara penghasil kopi dari benua Amerika Latin itu sudah lengser ke Eropa, kah? You must be joke!
Yang lebih mengagetkan adalah ketika Anda mengetahui hasil polling itu. Sampai siang ini ternyata ada 278 suara yang optimis Brazil akan menjadi juara Piala Eropa? Astaga! Aya-aya wae!
Zazzle June 18, 2008
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.10 comments
Ekornya puanjang banged
Alangkah pintarnya orang yang mempunyai bisnis seperti Zazzle.com. Ini adalah sebuah toko online dengan jumlah produk yang tak terhingga. Ya, bener. Jumlah produk yang mereka jual jumlahnya unlimited. Jenis barangnya memang mulai dari kaos cowok dan cewek, mugs, stiker, mousepad sampai kartu ucapan. Tapi, desain yang ditawarkan jumlahnya benar-benar tak terbatas. Kok bisa? Ya bisa karena mereka menyerahkan kepada customer untuk mendesain sendiri produk yang mereka inginkan. Coba saja desain sebuah mug seperti punya saya itu. Caranya sangat mudah, semudah drag and drop, geser kanan dan kiri, klik ini dan klik itu. Bener-bener gampang banget.
Saya jadi ingat buku yang beberapa bulan lalu saya baca yang berjudul Long Tail tulisan Chris Andersen. Saya sih mengambil kesimpulan bahwa dengan semakin majunya teknologi informasi sekarang ini, kita bisa menawarkan barang dengan jumlah tak terbatas kepada pelanggan kita. Semua pelanggan dapat dilayani meskipun kebutuhan mereka sangat aneh seperti apapun. Contohnya ya Zazzle itu.
Di Zazzle orang senarcis apapun bisa membuat kaos bergambar dirinya sendiri, menambahkan kalimat seenak udelnya, memesan kaos itu meskipun jumlahnya cuma sebiji doang dan minta kaos itu diantarkan ke rumahnya di Cilebeut. Ini semua dimungkinkan karena adanya internet.
Ngemeng-ngemeng, mug yang saya desain itu keren juga, ya? *narcis mode on*


Blog ini milik Pujiono, seorang pekerja media yang tinggal di Tangerang. Dia bukanlah seorang wartawan. Dia juga bukanlah orang yang punya krenteging ati untuk secara teratur menuliskan pikiran dan ide lewat blog.