jump to navigation

Jangan Matikan TV pada 20 Juli 2008 July 18, 2008

Posted by JalanSutera.com™ in Blog.
Tags: , ,
trackback

Bukan dimatikan, tapi pilihlah acara televisi yang meperkaya batin dan otak kita

Ya, jangan matikan televisi. Jika sebuah acara televisi tidak mempunyai muatan pendidikan, bukan televisinya yang harus dimatikan. Carilah channel lain yang lebih berbobot.

Sinetron yang penuh dengan makian kasar, tangisan cengeng dan aksi di luar logika memang sebaiknya tidak dikonsumsi. Acara kontes nyanyi amatir antarkecamatan yang dimulai sejak maghrib sampai tengah malam memang harus dienyahkan dari ruang keluarga. Acara humor yang sering menghina orang dengan cacat tubuh juga harus hengkang dari layar kaca. Pun acara lawakan yang lebih sering mempertontonkan lelaki menggunakan pakaian wanita juga sebaiknya hilang dari pandangan kita.

Tapi, di luar itu semua televisi masih memberikan informasi yang kita butuhkan. Berita seputar korupsi yang dilakukan oleh wakil rakyat dan hamba hukum harus terus dipantau lewat televisi. Informasi cuaca pun sebaiknya tidak lepas dari perhatian. Televisi bukan hanya alat hiburan semata. Lewat kotak kaca ini kita juga bisa belajar tentang alam, kehidupan satwa dan tumbuhan, ilmu pengetahuan, ruang angkasa dan lain-lain.

Jadi, jangan matikan televisi pada 20 Juli 2008 nanti. Mematikan televisi selama SATU hari saja dalam setahun, namun selama 364 hari lainnya kita terus menonton acara sampah adalah sebuah tindakan naif. Silakan terus tonton televisi yang programnya memperkaya batin dan otak kita. Betul, acara sampah seperti sinetron itu memang harus dihindari, tidak hanya pada tanggal 20 Juli itu, tapi juga sampai kapanpun. Mari kita lebih selektif memilih acara. Silakan tonton televisi kapanpun juga.

Be the first to like this post.

Comments»

1. spidolhitam - July 18, 2008

yang dimaksud ni? debat calon gubernur jatim?

2. jojo - July 18, 2008

Hmm. kayaknya matiin tv satu hari ini kan, seperti ajakan saja.

Saya sendiri sudah diet tv lebih dari setahun ini. Hampri nggak pernah nonton tv. TV mati terus, anak-anak, istri jg nggak nonton tv. Paling maksimal seminggu 1-4 jam tv nyala, pas weekend aja.

Pengaruhnya : pikiran lebih tenang, dan fokus, jauh dari polusi informasi. Prinsipnya : kalo nggak ada tv, koran, majalah juga, hidup kita biasa aja kok.

Jadi cobain deh. Hidup tanpa TV.

3. itikkecil - July 18, 2008

kalo soal berhenti nonton shitnetron, dari dulu saya sudah berhenti….. tapi paling tidak berhenti nonton sehari membuat konsumsi listrik mungkin akan berkurang :D

4. Nayantaka - July 18, 2008

Jangan matikan tivinya, jual aja …

5. Donny Verdian - July 18, 2008

Ndagel iki. Berkebalikan dengan Ndoro :)

6. ulan - July 18, 2008

jadi yang bener matiin apa enggak di matiin to kang?? gimana kalo kadang mati kadang idup ya seperti hari hari biasa nya..

7. mymoen - July 18, 2008

Himbauannya sih udah oke. Benar juga pa yang mas bilang..
Apalah artinya 1 hari, tapi hari2 lainny kita tetap disajikan dengan siaran yang “kurang” berkualitas.

8. fistonista - July 18, 2008

gak ngaruh ah….kurang nendang kampanye-nya….

9. fistonista - July 18, 2008

gak ngaruh ah….kurang nendang kampanye-nya….maksudnya kampanye sehari mematikan tv-nya lho ya…. hehehe

10. Pribadi - July 18, 2008

punya rekomendasi acara yang bagus beserta jadwal tayangnya ga?
jangan-jangan cuma bisa bilang acara yang berkualitas tapi kagak tau yang berkualitas tuh yang mana :)

11. hardin - July 18, 2008

semua ajakan oke-oke aza demi kebaikan kita semua. Nah, tinggal diri sendiri pigimana nanggapinnya……. mau ikutan? ato ada alternatif lain? hehehe…. win win solution

12. aRuL - July 18, 2008

wah pilihan bijak. berlawanan dengan ndorokakung nih :D hehehe

13. JalanSutera.com™ - July 18, 2008

@10. Pribadi
acara hari minggu, 20 Juli 2008 yang saya rekomendasikan:
12.30 WARISAN YANG TERSIMPAN DI SIJUNJUNG, 14:05 EARTH FROM ABOVE, 15:05 KICK ANDY: PENCULIK DI SEKITAR KITA di MetroTV, ——- 07:30 Cerita Anak, 11:45 Jelang Siang di TransTV.

Belum lagi kalau Anda punya televisi kabel. Saluran National Geographic, Discovery Channel, Animal Planet dan sejenisnya sepanjang hari menampilkan acara yang memperkaya otak. Jangan bakar lumbung Anda hanya untuk membunuh seekor tikus.

Selain itu bukankah setiap hari televisi juga menyiarkan acara keagamaan pada pagi hari? Di siang hari juga ada acara siraman rohani untuk umat Kristen/Katholik, kok. Acara seperti ini pasti direkomendasikan untuk ditonton oleh golongan yang menganutnya. Lalu, jika ada siaran langsung olahraga. Itu juga bagus kok. Asal bukan smackdown, ya…

14. Anang - July 18, 2008

tipi2 saya sendiri kok… hahaha

15. Hedwig™ - July 18, 2008

terus nonton apa, secara liga inggris kembali ke pangkuan Astro :(

16. adipati kademangan - July 18, 2008

mario teguh tayangan ulang di O channel bagi yang ndak sempat melihat. Hari minggu toh …

17. dobelden - July 18, 2008

dan artinya emang kudu dienyahkan semua siaran televisi bila saat tersebut gak ada pilihan yg sehat buat otak :)

palagi minggu film kartun hilir mudik

18. arjuna - July 18, 2008

di saat krisis energi..malah ngajak memboroskan energi :(

19. hanny - July 18, 2008

saya suka nonton si Bolang. Bocah Petualang :D

20. khyangan - July 18, 2008

betul banget coii… sampah hanya berguna buat kompos jika kita pandai memilah

21. Prabu Pandu Asakura® - July 18, 2008

Saya kalau minggu lebih suka liat Vu du Ciél di Me**oTV. Dan sehari-hari biasa melihat acara Archipelago dan semacamnya.

Shitnetron? Apa itu? :mrgreen:

22. Prabu Pandu Asakura® - July 18, 2008

BTW, TAKA: Tipi Aing Kumaha Aing. :P
@ Hedwig
Er… nonton Naruto? Saya kan sudah bukan anak-anak, jadi sudah legal melihat kartun remaja itu. :P

23. restava - July 18, 2008

yak,setuju! acara TVsekarang enggak ada yang bagus, lebih baik buat acara sendiri :) Salam kenal!

24. jarwadi - July 18, 2008

iya seh, banyak banget acara tv yang ngga mutu, tapi masih ada juga stasiun tv yang ngga jelek2 amat

TV one sama METRO TV ngga jelek2 amat, banyak informasi edukatifnya

25. Koran Saya - July 18, 2008

Buat saya sih tidak terlalu masalah karena hari Minggu acaranya tidak terlalu bagus.

26. Usamah - July 18, 2008

Saya setuju mencari chanel TV yg berkualitas, tapi adakah??Mending meresapi aja, mengapa TV itu merusak mental kita, anak kita?? Kemudian jika itu udah kita ketahui, dg sendirinya TV/ketergantungan itu lenyap.

27. simong - July 18, 2008

sudah 2 tahun saya tak melihat TV, meski hidup di Jakarta.
selain acaranya yang benar2 tidak mendidik, masalahnya adalah saya memang tidak punya TV. karena buat apa beli TV kalo acaranya sinetron2 yang tak bermutu namun laku.
yah daripada nonton TV lebih baik uang beli TV dibuat untuk nonton Teater, Ketoprak, wayang, jaran kepang, reog, pagelaran tari dan masih banyak lagi pertunjukan kebudayaan kita yang memang perlu kita apresiasi. nanti aklo kebudayaan kita diaku negara lain , kita marah. makanya cintailah kebudayaan kita. kalo bukan kita, siapa lagi.

28. gundala - July 18, 2008

Untungx aku dr jaman purba dl gak suka ma sinetron..ntnan bulshit sedunia th
discov, hbo, axn, starmov, debat, republik mimpi..pokone metro ma tv one + sctv paling favorit
chenel tipi dangdut spt ma tipi banci q ogah

29. Alex Santosa - July 18, 2008
30. Prabu Pandu Asakura® - July 18, 2008

@ Usamah
Oo… channel TV yang berkualitas itu banyak. Tapi, sepertinya itu kurang menjual karena masyarakat Indonesia lebih suka shitnetron-yang-banyak-marah atau humor para grown-up yang diramu dengan baik sehingga sisi amoralnya seolah tidak ada. Makanya, sekarang channel TV yang menyajikan sedikit shitnetron banyak pengetahuan, rating pemirsanya kalah dibandingkan channel TV yang sedikit pengetahuan banyak shitnetronnya. TV sekarang kan sudah menjurus ke komersial, meskipun harus mengorbankan masa depan. ;)

Ini komen satir, lho. Jangan terlalu serius. :P

31. arif - July 18, 2008

TV ???? ………
untung di kos ,gw ga punya …….
maklum anak kos……..susah cari duit …….
kerja ….plang jam 7 mlm lngsung tidur n kerja lg …..
kpn nontonnya ????

32. mas shanny - July 18, 2008

Siap mas, saya kerjakan!

Soal acara di TV, bukan hanya soal sinetron yang sampah aja, tapi banyak juga acara lain yang tidak bermutu dan cenderung lebih memojokkan pihak tertentu.

Stasiun TV lebih suka memberikankan tentang kesalahan negeri ini, tentang kesalahan orang-orang kecil, tentang kesalahan para koruptor, tapi….

TV juga jarang memberikan apa yang patut kita banggakan sebagai orang indonesia. Masih banyak juga yang bagus-bagus yang layak untuk kita ketahui.

Terkadang pemberitaan di TV juga bisa membuat kita masyarakat jadi tambah bingung alias tambah pusing bila harus menganggapinya semua itu.

Jadi yang paling bagus tuk kita liat di TV, yah ga ada lagi kecuali acara hiburan kalo ga musik yang paling lawakan aja, biar kita bisa tetap tertawa menghadapi kehidupan ini.

Wassalam
Shanny Ratman
http://shannypersonalblog.wordpress.com

33. dave - July 19, 2008

walah, piye toh
PLN lagi krisis listrik ini malah ngajak jangan matikan TV

34. kamt! - July 19, 2008

Tapi khan seringkali dari sekian banyak stasiun yang di munculkan programnya itu-itu saja, hampir seragam lagi. Jadi apa harus kita nonton tv pas berita saja :D

35. Andra - July 19, 2008

mas puji, saya gag ngerti nih..
ada isu apa ya?

36. ramdani1428 - July 19, 2008

Matikan TV, nyalakan DVD :)

37. sufimuda - July 19, 2008

nonton berita aja ah :-)

38. syahrizalpulungan - July 19, 2008

tgl 20 besok tuh….sepertinya sayang matiin tv enggak bisa lihat perkembangan Indonesia melalui media televisi….
kalau detetepin tanggal 20 juli serentak matiin tv ada positifnya kwh listrik berkurang hehehehe….

39. edison76 - July 19, 2008

setuju!!! Sebentar ya, ajakan mas saya cobain…(ambil remote TV)…

Wah, Indosiar sedang infotainment..coba saya ganti ke RCTI (tekan rombol remote)….wah lagi sinetron… SCTV? (tekan tombol remote) duh.. lagi-lagi infotainment.. TransTV? (remote beraksi lagi).. alamak… sinetron juga… MetroTV? (remote mulai ngambek krn dipencet terus gak ada istiratah).. duh cuma ada berita Jaksa ditangkap akibat suap…. (dan seterusnya)

Gimana nih mas? Apa yang mesti ditonton? Untung saya masih ada parabola sehingga bisa lihat berita dari dunia finansial, discovery channel, national geographic, dll….. tapi yg gak punya parabola bagaimana ya?

Edison on janganserakah.com

40. zal - July 19, 2008

::yg buruk belum tentu buruk, yg baik bagimu belum tentu baik…
yg jelas ebgga ada yg sia-sia, siapa tahu sampah mengandung sesuatu yang bermanfaat…rugi sendiri menjadi lalai dari informasi yang dikemas dalam bungkus yg jelek namun isinya mas murni…

41. qizinklaziva - July 19, 2008

tiga hari lalu, tipi dah saya matikan karena antenanya rusak :)

42. halaqohqu - July 19, 2008

internet gimana mas..? bahaya juga looo

43. Virus M413S? « T h e H e r m a w a n o v - July 19, 2008

[...] lemah, lesu, lunglai, loyo, letoy, lungkrah & low batt. Setiap pulang kantor bawaannya nonton TV, kalo nyamperin leptop palingan juga blogwalking sebentar aja. Dan salah satu imbas dari [...]

44. Ly - July 19, 2008

mang hari itu ada apa yaacch…. *OON set Mode* :D

45. budimeeong - July 19, 2008

sudah mati dalam beberapa hari ini, gara-gara PLN

46. fisha17 - July 19, 2008

Nonton tvri ajah..

47. andiku - July 19, 2008

gimana mau dimatikan to mas, lha wong rumah saya itu tiap malem listriknya itu byar pet terus tiap malam. gimana mau dimatikan to mas?? belum dimatikan udah mati sendiri.

kalo bulan lalu ada jadwal Euro di TV lah sekarang sudah ada jadwal Pemadaman bergilir ditempat saya..

48. bajul - July 19, 2008

TV saya mati otomatis karena PLN padam, giliran gitu.

49. Adji Wigjoteruna - July 19, 2008

hehe…
kirain apa :lol:

tp coba kita selidiki, kenapa acara2 seperti itu malah rating-nya tinggi? siapa yang salah?

Penontonkah? Rumah Produksi kah? atau Perusahaan Penyiaran [Televisi] kah? :roll:

50. wongkeban - July 19, 2008

:) Tulisannya bagusss
Tapi… kok judul sama tulisan kyknya g singkron yaaaa
:)

51. Hasyim Ibrahim - July 20, 2008

Nonton tv boleh2 aja, tapi lihat dong acaranya harus berbobot yang menambah wawasan dan memberi hikmah untuk kehidupan sehari-hari, sehingga kita bisa mempersiapkan sesuatu yang lebih baik untuk esok harinya. Ya gitu deh…

52. hariadhi - July 20, 2008

alhamdulillah, gw sampe sekarang masih idup aja tuh, udah 6 bulan ga nontong tipi. :lol:

53. mancung64 - July 20, 2008

TV itu,dibuat oleh manusia dan dibeli oleh manusia juga, kenapa manusia harus diperbudak TV ?

54. incriv - July 20, 2008

daripada nonton tv, mendingan ngenet.. :D

acaranya bener2 ga da yang mendidik.. kasian ade2 ku,, masih SD udah suka nonton sinetron..

55. nenyok - July 20, 2008

salam
TV yak rasanya sudah mulai tergeser dengan ngenet ria :) eniwei pandangan bijak, tak ada yang salah dengan TV karena para pengusaha media inipun punya alasan dan motif yang tak bisa disalahkan juga, saya setuju ya tergantung kitanya pandai memilih dan memilah. Seep deh !!!

56. venus - July 21, 2008

saya anti-sinetron :D

57. isdiyanto - July 21, 2008

waspadalah sama teve…

58. anggara - July 21, 2008

kalau enggak ada yang bagus bagaimana?

59. Suwahadi - July 21, 2008

Achh…, mending nonton ISL (Indonesia Super League) saija…
Main bola pake jurus kungfu, taekwondo, dll
Olahraga yg juga melibatkan banyak pihak. Mulai dari pemain, penonton, sampai aparat TNI.

Lebih menghibur and seru tuch, hehehe… :)

60. kucingkeren - July 21, 2008

wah setuju banget tu mas..Kenapa harus tg 20 juli saja, kalo isi programnya sampah semua.. Lebih baik langganan channel asing deh…

61. japspress - July 22, 2008

Setuju!!! Apa Kabar Indonesia-nya TV-One salah satu tontonan yang menarik, menghibur dan berbobot yang masih tersisa di kotak yang katanya “stupid box” itu. salam -japs-

62. Catra - July 22, 2008

kontradiktif dengan apa yang dikampanyekan di media, hehehe

63. Dhimas - July 22, 2008

Setantron memang sampah… Ceritanya gag jelas.. haks..

64. subejo - July 25, 2008

gw nonton cuma METRO TV, bukan promo, tapi emang isinya berbobot, mendidik, membuka wawasan.

Ya, emang orang indo paling gemar nonton yang kek gituan. yang jualan mimpi seperti:
“orang miskin terus dapet jodoh orang kaya” , “”balas dendam”
nah orang TV ngangeo ini pasar.
Orang pemerintaan GAK punya pendirian, gak ada aturan yang jelas, gak punya arah mau kemana mendidik moral bangsa ini.

65. Zulfi - July 30, 2008

Tv boleh mati. Tp, ngeBLOG ttp harus jalan…

Alhamdulillah,skg saya udah merasakan bgmn nikmatnya ngeblog. Hingga nonton tv-pun jd ga penting lagi.

66. monsster - August 2, 2008

Ah emang ga bagus tuu sinetron2!!
Kerjanya nangis, nangis, nyiksa2, cinta2an..
Ekstrim banget lagi yg baik baikkkk banget sampe kaya orang bego saking baik dan tabahnya, yg jahat jahhattt banget.. Heran kok masih ada yg mau nonton sinetron indo..

67. Pipit - August 4, 2008

Aksi 1 hr tanpa tv (20 juli) itu ajakan supaya keluarga membawa ank2nya keluar rumah untuk bermain.byk permainan yg sudah terlupakan krn sbuk menonton tv.sperti main karet,dampu,petak umpet,kuda tomprok,galasin,petak ubi dll.smua itu trgantikan dgn tv,dgn playstation.jadi aksi 1 hr tanpa tv gak bs dblg naif..karena ini suatu kritik dr kelmpok kecil untuk memperingatkan bahaya tv.kalau tdk ada kritik dapat dbyangkan tayangan televisi akn seperti apa

68. Pipit - August 4, 2008

Kalau ada yg bilang JANGAN MATIKAN TV PADA TGL 20 JULI. justru anda yg naif. Kalau anda bisa membuat pertelevisian indonesia lbh brmutu,tunjukan dgn cara anda.jangan melarang aksi kritik kami. Inget bung. . .negara kita udah gak butuh konseptor tapi butuh PRAKTISI!!!.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>