Kurang Kerjaan: Rekor Duduk Paling Banyak July 14, 2008
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.Tags: aneh, Guinness World Record, rekor, rekor dunia
24 comments
Bikin rekor kok aneh-aneh
Jim ‘Mouth’ Purol dari Anaheim benar-benar orang yang kurang kerjaan. Ehm! Gimana tidak, bayangin saja, dia mencoba untuk duduk di semua kursi yang ada di Rose Bowl Pasadena, California. Padahal, jumlah kursi di stadion itu gak tanggung-tanggung: 92,542 bangku.
Si Purol (hey, namanya kok kaya merek bedak bayi, ya?) yang berusia 56 tahun ini mencoba membuat rekor itu pada 8 Juli 2008 lalu. Dengan caping di kepala, dia mengawali niat mencetak rekor itu pada pagi hari yang terik. Niatnya adalah menjadi orang yang duduk di kursi terbanyak dalam 48 jam? Ealah… ada-ada saja! Ya, 92,542 bangku diduduki dalam 48 jam. Ouch… apa pantatnya nggak ledes tuh? Hahaha…
Kalo Anda mau bikin rekor, kira-kira rekor apa yang akan Anda coba?
Jaksa Berpanu July 12, 2008
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.Tags: jaksa, korupsi, koruptor, kpk
9 comments
“Jaksa senior yang banyak memegang perkara semua ‘berpanu’–ada yang di muka, ada yang –maaf– di pantat. Ada yang samar, ada yang terang benderang.”
Mantan Jaksa Agung Abdul Rachman Saleh (11/7), menyatakan saat ini sulit mencari jaksa yang benar-benar bersih.
Kumpulin Kentut Sapi untuk Cegah Hambat Global Warming
July 12, 2008
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.
Tags: efek rumah kaca, global warming, greenhouse effect, kentut, panas bumi
37 comments
Kentut sapi adalah penyebab global warming
Eh, tahukah Anda apa yang ada di punggung sapi itu? Aha, Anda pasti tidak mengira bahwa yang ada di dalam tangki plastik itu adalah kentut binatang yang dikumpulin. Ah, bercanda, ya? Tidak, saya sama sekali tidak sedang mencoba membuat Anda tersenyum.
Pagi ini saya membaca situs Telegraph tentang efek rumah kaca yang disebabkan oleh kentut sapi. Ah, bagaimana mungkin?
Nah, para ahli mengatakan bahwa sistem pencernaan sapi yang lambat ternyata menjadi jawaban atas pertanyaan mengapa binatang itu menghasilkan banyak gas metana. Asal Anda tahu, gas metana itu juga banyak terkandung dalam kentut. Nah, ternyata gas metana juga potensial menghasilkan efek rumah kaca, sama seperti korbon dioksida.
Dalam upaya memahami dampak dari “angin surga” yang dihasilkan oleh sapi-sapi terhadap pemanasan global, para ahli kemudian mengumpulkan gas yang berasal dari dalam perut sapi. Gas itu dimasukkan ke dalam tanki plastik yang diletakkan di atas punggung binatang memamah biak ini.
Peneliti dari Argentina menemukan fakta bahwa gas metana dari sapi menyumbang lebih dari 30% total emisi yang menyebabkan efekrumah kaca negara itu. Sebagai salah satu negara penghasil daging sapi terbesar di dunia, Argentina mempunyai lebih dari 55 juta ekor sapi yang merumput di Pampas.
Guillermo Berr, seorang peneliti dari Institut Nasional Teknologi Agrikultur mengatakan bahwa setiap sapi memproduksi 8000 sampai 1,000 liter emisi setiap hari. Metana, yang juga dihasilkan oleh tempat pembuangan sampah, tambang batubara dan pipa gas yang bocor, ternyata 23 kali lebih efektif dalam menjerat panas di atmosfer daripada karbon dioksida.
Para peneliti di Argentina sekarang sedang melakukan percobaan diet untuk sapi-sapi itu untuk memperbaiki sistem pencernaan dan diharapkan menurunkan suhu di bumi.
Ah, gara-gara global warming, kentut sapi pun dimasukkan ke dalam tanki plastik. Ada-ada saja!
Foto: Reuters
LockUp: Mug Bergembok July 11, 2008
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.Tags: cangkir, desain produk, lockup, mug, mugue.com
10 comments
Gembok dilepas, mug bocor!
Di tempat kerja yang lama, saya mempunyai sebuah mug. Ini mug yang saya bawa dari rumah. Kenapa saya bawa, apakah kantor tidak menyediakan gelas untuk minum? Ehm, tentu gelas tersedia. Namun, kalau semua gelas bentuk dan warnanya sama, kok rasanya nggak eksklusif, ya? Lagipula, konon, lebih higienis juga kalau gelas yang dipakai oleh satu orang pada suatu hari tidak dipakai oleh orang lain pada hari yang lain, khan?
Sayangnya, ide saya ini sering tidak terwujud. Ketika saya datang kesiangan, mug eksklusif saya sudah dipakai orang lain. Ugh, sebel juga. Tapi mau gimana lagi?
Peristiwa yang saya alami ini tentu tidak akan terjadi jika saya mempunyai mug bernama LockUp. Mug ini mempunyai kunci. Jika kuncinya dilepas, maka mug ini berlubang. Kalau berlubang, mug ini tidak bisa digunakan.
Nah, sekarang saya memimpikan juga mempunyai sebuah LockUp ini. Ketika akan pulang ke rumah, kunci mug itu saya lepas. Pagi-pagi, ketika akan ngeteh, tinggal saya ambil mug itu, memasang kuncinya yang sudah dicuci, dan kemudian ngeteh dengan nyaman. Dan higienis. Dan eksklusif, tentu.
Saya lihat di Mugue.com, blog partisipasi yang membahas tentang mug, cangkir, gelas, pokoknya alat minum di luar sedotan dan sendok, belum ada yang punya LockUp. Mungkin Paman Tyo sudah punya tapi belum memunculkannya ke hadapan publik? Ngomong-ngomong, apakah Anda sudah berpartisipasi di blog berjamaah bernama Mugue.com ituw?
Bonus gembok:
Mak Erot vs Erotisme July 10, 2008
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.Tags: Eroticism, Erotis, Erotisme, Mak Erot, Sexualitas
33 comments
Terapi Mak Erot tanpa efek samping. Yang ada adalah efek ke depan!
Seorang teman yang bukan ahli bahasa mengatakan bahwa kata Erotisme itu secara etimologis berasal dari nama seorang nenek ahli pembesar alat kelamin laki-laki asal Cisolok Kabupaten Sukabumi bernama Mak Erot. Etimologi, secara sederhana, adalah cabang ilmu linguistik yang mempelajari asal-usul suatu kata.Tentu saja saya membantah pendapatnya. Erotis itu berasal dari kata Erotic, bukan dari kata Erot. Jadi tidak ada hubungan antara Erotis dengan Erot sebagai nama orang. Dengan demikian Erotisme bukanlah sebuah paham tentang seksualitas yang disebarkan oleh Mak Erot. Erotisme dalam bahasa Inggris disebut sebagai Eroticism. Nah makin jelas khan tidak ada hubungan antara Mak Erot dan Erotisme.
Nenek berusia lebih dari 130 tahun ini lahir di Cigadog, Desa Caringin, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sejak jaman penjajahan Jepang dahulu Mak Erot sudah terkenal sebagai ahli pengobatan tradisional alat vital pria. Mak Erot melakukan pengobatan itu secara tradisional murni dengan mantra dan doa tanpa efek samping. Ya, tentu saja tanpa efek samping, karena yang ada adalah efek ke depan! Hehehehe…
Di koran-koran kuning setiap hari kita bisa melihat iklan “pembesaran alat vital”. Ada yang mengaku cucu Mak Erot, ada yang mengaku menerima ilmu dari Mak Erot, ada pula yang mengaku sebagai Mak Erot sendiri. Mana yang benar? SAYA TIDAK TAHU KARENA SAYA TIDAK BUTUH TERAPI BERGAYA MAK EROT SEJAK DAHULU SAMPAI SELAMANYA.
Tanggal 5 Juli 2008 yang lalu Mak Erot meninggal. Begitu.
Putri Raemawasti July 10, 2008
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.Tags: Kontroversi, Miss Universe, Putri Indonesia, Putri Raemawasti, raesmawasti
73 comments
Dari dulu pasti penuh kontroversi dan nggak pernah menang
Selasa (8/7) yang lalu Putri Raemawasti, wakil dari Indonesia, tampil dalam sesi swimwear & footwear pada babak penyisihan kompetisi tahunan Miss Universe di Nha Trang, Vietnam. Foto gadis kelahiran Blitar 5 Desember 1986 ini bisa kita saksikan di televisi dan koran-koran hari ini. Dengan pakaian renang dua helai, mahasiswi Universitas Teknologi Sepuluh Novermber Surabaya, tampil berlenggak-lenggok di atas panggung.
Dari waktu ke waktu keikutsertaan Putri Indonesia di ajang Miss Universe pasti selalu menuai beragam tanggapan. Ada yang setuju, ada pula yang tidak setuju karena dalam pemilihan putri tingkat dunia itu selalu ada sesi yang menggunakan pakaian renang. Dari tahun ke tahun, Puteri Indonesia tak pernah mengenakan bikini dalam ajang kontes baju renang Miss Universe. Pilihan selalu jatuh pada model baju renang one piece. Hasilnya? Indonesia tak pernah menang. Hihihi…
Kini kita lihat di televisi dan koran kalau Putri Raemawasti tampil dengan baju renang two-pieces. Dulu ketika baru saja terpilih dia mengatakan tidak akan memakai two-pieces. Pikirannya berubah. Mungkin dia melihat ada peluang menang jika tampil berbeda dengan niatnya yang dulu. Akankah dia bisa berjaya? Akankah dia tidak tersisih di babak-babak awal?
Ini dia video Putri Raemawasti yang tampil menggunakan bikini berwarna kuning di ajang Miss Universe 2008.
Putri kita ini pernah berujar bahwa dia ke Vietnam untuk pamer kesopanan. Gini katanya,”Aku di sana nanti, walaupun bercampur dengan beberapa negara, tapi aku ingin tetap memamerkan bahwa ini lho orang Indonesia yang sopan dan kalem, tapi bukan seorang wanita yang lemah”. Wah, hebring dong kalo bener.
Soal kontroversi pakaian renang, dari dulu memang tidak pernah berhenti. Moral, agama, keindahan, pariwisata, kerja sosial, duta bangsa, martabat, sopan santun, etika dan lain sebagainya selalu menjadi embel-embel saat pihak-pihak yang pro dan kontra berargumentasi.
Apakah Anda masih mempergunjingkan kehadiran seorang gadis dari Indonesia dengan pakaian renang dua helainya di sebuah panggung di Vietnam? Nggak usah kali ya….









Blog ini milik Pujiono, seorang pekerja media yang tinggal di Tangerang. Dia bukanlah seorang wartawan. Dia juga bukanlah orang yang punya krenteging ati untuk secara teratur menuliskan pikiran dan ide lewat blog.